Rabu, 06 April 2011

Ragam Download

Download Shadow Defender ==>>
http://www.4shared.com/file/zu6Z095x/SHADOW_DEFENDER.html

Download Revo Uninstaller ==>>
http://www.4shared.com/file/i6dWbOp7/RevoUninProSetup.html

Download Squid for Windows ==>>
http://www.4shared.com/file/yFbBY2QM/squid_for_windows.html

Download Acronis ==>>
http://www.4shared.com/file/PFqKmXio/Acronis.html

Download Winlock ==>>
http://www.4shared.com/file/2jJosRqV/winlock.html

Download Winrar Wrar ==>>
http://www.4shared.com/file/ryjaQFX0/WRAR465.html

Download SQLyog Enterprise Edition 7.12 ==>>
http://www.4shared.com/file/VKEDtrPr/SQLyog_Enterprise_Edition_712.html

Download IDM Internet Download Manager ==>>
http://www.4shared.com/file/XYl3ATFt/idm.html

Download eCafePro Server & Client 4.12
http://www.4shared.com/file/jjzb1YHN/eCafePro_Server__Client_412f.html

DISAAT AKU TUA



Disaat aku tua, bukan lagi diriku yang dulu.
Maklumi diriku, bersabarlah menghadapiku.
Disaat aku menumpahkan kuah sayur di bajuku.
Disaat aku tak lagi mengingat cara mengikat tali sepatu.
Ingatlah saat-saat bagaimana aku mengajarimu, membimbingmu untuk melakukannya.
Disaat aku dengan pikunnya mengulang terus-menerus ucapan yang membosankanmu.
Bersabarlah mendengarkanku, jangan memotong ucapanku…….
Dimasa kecilmu, aku harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita yang telah aku ceritakan ribuan kali hingga kau terbuai dalam mimpimu.
Disaat aku membutuhkanmu untuk memandikanku.
Janganlah menyalahkanku……
Ingatkah dimasa kecilmu, bagaimana aku dengan berbagai cara membujukmu agar mandi.
Disaat aku bingung mengahadapi hal-hal baru dan teknologi modern,
Janganlah menertawaiku….
Renungkanlah bagaimana aku dengan sabarnya menjawab setiap “MENGAPA” yang engkau ajukan disaat itu.
Disaat kakiku terlalu lemah untuk dibawa berjalan.
Ulurkan tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahku.
Bagaikan dimasa kecilmu aku menuntunmu melangkahkan kaki untuk belajar berjalan.
Disaat aku melupakan topik pembicaraan kita.
Berilah sedikit waktu padaku untuk mengingatnya.
Sebenarnya, topik pembicaraan bukanlah hal yang penting bagiku, asalkan engkau berada disisiku untuk mendengarkan, aku telah bahagia.
Disaat engkau melihat diriku telah menua.
Janganlah bersedih.
Maklumilah diriku, dukunglah aku….bagaikan aku terhadapmu disaat engkau mulai belajar tentang kehidupan.
Dulu aku menuntunmu, menapaki jalan kehidupan ini.
Kini temanilah aku hingga akhir jalan hidupku.
Berilah aku cinta kasih dan kesabaranmu, aku akan menerimanya dengan senyuman penuh syukur.
Di dalam senyum ini tertanam kasihku yang tak terhingga padamu.

Selasa, 26 Mei 2009

Wanita Bertopeng

Manisnya senyuman-Nya
Lembut-nya Tutur Bahasanya
Ramah dan Manja..merebut hati semua orang
Namun Semuanya Itu Hanya Kepalsuan
Topeng........................
Kebusukan dan sandiwara...
Itulah Wanita Bertopeng
Tapi Mengapa Tidak Banyak Membedakan-Nya
Dia Bukan Wanita Yang Tulus ..
Yang Penuh dengan sandiwara..
Dasar............Manusia
Suka dibohongi......
Terkadang Aku merasa Muak dengan Sekelilingku
Penuh dengan Kepalsuan...dan Mereka yang Bertopeng
Yang selalu dianggap benar dan Baik
Mengapa Mata Hati mereka Tertutup...
Terlalu Banyak Orang Munafik
Bertopeng...
Ingin Menang Tanpa Perjuangan...
Ingin Bahagia Tanpa Pengorbanan
Mencari Keuntungan ..diri sendiri
Meghalalkan segala cara....
Akan kah masa kesuksesan wanita Bertopeng itu akan berakhir
Mengapa terlalu banyak orang yang terlena dengan kepalsuan-Nya
Pasti Akan Berakhir......
Kepalsuan .. Kemunafikan Akan berakhir......
Tanpa harus diakhiri-Nya
Waktu Yang Akan Mengakhirinya...
by
Yanthie

Senin, 15 September 2008

Cerita Rohani

zwani.com myspace graphic comments

Kamu Melakukannya untuk Aku.

" Kamu Melakukannya untuk Aku." Sally,seorang wanita muda menceritakan pengalaman yang ia peroleh dari dosen-dosennya, Brother Smith, ketika belajar di Seminari. Menurut Sally, Brother Smith selalu memberikan pembelajaran dengan cara mempraktekkan sesuatu.Suatu hari, Sally masuk ke kelas Brother Smith dengan riang karena tahu akan ada sesuatu yang menarik lagi. Pada tembok ruangan kuliah dipasang sebuah papan target yang besar dan di atas meja tersedia banyak anak panah-panah kecil.Brother Smith kemudian mempersilahkan setiap mahasiswa untuk menggambar wajah seaorang yang mereka benci atau seseorang yang membuat mereka marah pada papan target tersebut.Teman Sally menggambar seorang wanita yang telah mengambil teman prianya, dan teman satu lagi menggambar wajah adiknya sendiri. Sementara Sally menggambar wajah bekas temannya dengan sedetail mungkin, bahkan ia menggambar jerawat pada wajahnya. Ia sangat puas dengan gambarnya itu.Setelah itu para mahasiswa dipersilahkan untuk melempar panah-panah yang tersedia pada gambar yang mereka buat. Seisi kelas itu berbaris satu persatu mulai melemparkan anak panah sambil tertawa riuh. Beberapa dari mahasiswa sengaja melempar anak panah dengan sekuat tenaga sehingga gambar target itu tersobek.Sally menunggu gilirannya,dan ia sangat kecewa ketika Brother Smith, karena waktu terbatas, meminta para mahasiswa untuk duduk kembali. Sally kecewa karena tidak mendapat kesempatan untuk melemparkan panah ke arah targetnya.Brother Smith membuka target-target itu dari dinding. Dan ternyata di balik target-target itu terdapat gambar Yesus Kristus. Timbul rasa mencekam yang kuat di seluruh ruangan ketika setiap mahasiswa melihat gambar Yesus yang tersobek, berlubang-lubang pada wajah-Nya. Begitu pula dengan mata-Nya yang tertusuk sangat dalam.Brother Smith hanya mengucapkan kata-kata berikut ini: " Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-saudari-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku " ( Mat 25:40 ).Tidak perlu ada kata-kata yang lain,setiap mahasiswa tampak terpaku dengan mata yang berkaca-kaca sambil terus menatap gambar Yesus itu.

Hati-hati mencari jodoh

Buat yang mau maried, hati-hati kalo pilih pasangan ! karena akan mempengaruhi keturunan !
Pasangan Orangtua
Hasilnya
Pasangan Orangtua
Hasilnya

Pasangan Orangtua

Hasilnya
Pasangan Orangtua
Hasilnya





Minggu, 14 September 2008

Diary Qu

mo curhat nich
Hari ini terasa sangat berat,,apa hanya karena perasaanku aja kali yach..atau karna baru libur gitu, ya memang sich sebahagian karena itu, tapi yang jelas jadi males nich kerja,,ceritanya ada dua kubu nich di t4 kerja aq,, bawaannya mau berentem aza ada cew paling tua gitu di ruangan kita punya hobby baru gitu berantem,,suka nyindir orang ditambah satu orang temannya yang paling muda di kantor sok maniez gitu, sok baik ternyata dia itu kompor gasnya paling kenceng menggesek orang dikantor supaya ribut... cape dech hari ini kami janji nich ngga akan terpancing sama mereka mau di singgung nggak usah terbawa dech doain yach supaya ngga ikut-ikutan jd anak-anak,,atau ngga emosi gitu anggap aja mereka orang gila..akh moga-moga aja bisa ya ngadapin mereka dengan tenang..

Kamis, 21 Agustus 2008

Cerita Rohani

zwani.com myspace graphic commentszwani.com myspace graphic comments
Pertapa Muda Dan Kepiting


Suatu ketika di sore hari yang terasa teduh, nampak seorang pertapa muda sedang bermeditasi di bawah pohon, tidak jauh dari tepi sungai. Saat sedang berkonsentrasi memusatkan pikiran, tiba-tiba perhatian pertapa itu terpecah kala mendengarkan gemericik air yang terdengar tidak beraturan. Perlahan-lahan, ia kemudian membuka matanya. Pertapa itu segera melihat ke arah tepi sungai di mana sumber suara tadi berasal. Ternyata, di sana nampak seekor kepiting yang sedang berusaha keras mengerahkan seluruh kemampuannya untuk meraih tepian sungai sehingga tidak hanyut oleh arus sungai yang deras. Melihat hal itu, sang pertapa merasa kasihan. Karena itu, ia segera mengulurkan tangannya ke arah kepiting untuk membantunya. Melihat tangan terjulur, dengan sigap kepiting menjepit jari si pertapa muda. Meskipun jarinya terluka karena jepitan capit kepiting, tetapi hati pertapa itu puas karena bisa menyelamatkan si kepiting. Kemudian, dia pun melanjutkan kembali pertapaannya. Belum lama bersila dan mulai memejamkan mata, terdengar lagi bunyi suara yang sama dari arah tepi sungai. Ternyata kepiting tadi mengalami kejadian yang sama. Maka, si pertapa muda kembali mengulurkan tangannya dan membiarkan jarinya dicapit oleh kepiting demi membantunya. Selesai membantu untuk kali kedua, ternyata kepiting terseret arus lagi. Maka, pertapa itu menolongnya kembali sehingga jari tangannya makin membengkak karena jepitan capit kepiting. Melihat kejadian itu, ada seorang tua yang kemudian datang menghampiri dan menegur si pertapa muda, "Anak muda, perbuatanmu menolong adalah cerminan hatimu yang baik. Tetapi, mengapa demi menolong seekor kepiting engkau membiarkan capit kepiting melukaimu hingga sobek seperti itu?" "Paman, seekor kepiting memang menggunakan capitnya untuk memegang benda. Dan saya sedang melatih mengembangkan rasa belas kasih. Maka, saya tidak mempermasalahkan jari tangan ini terluka asalkan bisa menolong nyawa mahluk lain, walaupun itu hanya seekor kepiting," jawab si pertapa muda dengan kepuasan hati karena telah melatih sikap belas kasihnya dengan baik. Mendengar jawaban si pertapa muda, kemudian orang tua itu memungut sebuah ranting. Ia lantas mengulurkan ranting ke arah kepiting yang terlihat kembali melawan arus sungai. Segera, si kepiting menangkap ranting itu dengan capitnya. " Lihat Anak muda. Melatih mengembangkan sikap belas kasih memang baik, tetapi harus pula disertai dengan kebijaksanaan. Bila tujuan kita baik, yakni untuk menolong mahluk lain, bukankah tidak harus dengan cara mengorbankan diri sendiri. Ranting pun bisa kita manfaatkan, betul kan ?" Seketika itu, si pemuda tersadar. "Terima kasih paman. Hari ini saya belajar sesuatu. Mengembangkan cinta kasih harus disertai dengan kebijaksanaan. Di kemudian hari, saya akan selalu ingat kebijaksanaan yang paman ajarkan." Pembaca yang budiman, Mempunyai sifat belas kasih, mau memerhatikan dan menolong orang lain adalah perbuatan mulia, entah perhatian itu kita berikan kepada anak kita, orang tua, sanak saudara, teman, atau kepada siapa pun. Tetapi, kalau cara kita salah, seringkali perhatian atau bantuan yang kita berikan bukannya memecahkan masalah, namun justru menjadi bumerang. Kita yang tadinya tidak tahu apa-apa dan hanya sekadar berniat membantu, malah harus menanggung beban dan kerugian yang tidak perlu. Karena itu, adanya niat dan tindakan berbuat baik, seharusnya diberikan dengan cara yang tepat dan bijak. Dengan begitu, bantuan itu nantinya tidak hanya akan berdampak positif bagi yang dibantu, tetapi sekaligus membahagiakan dan membawa kebaikan pula bagi kita yang membantu. Salam sukses luar biasa!!!